Waingapu, mediahumba.com — Pemerintah Kabupaten Sumba Timur resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Triwulan I (Januari-Maret) Tahun 2026. Peluncuran tersebut berlangsung di halaman Kantor Pos Waingapu, Kamis (5/3/2026), kegiatan melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, PT. Pos Indonesia Cabang Waingapu, dan Dinas Sosial Sumba Timur serta Kementerian Sosial RI.
Penyaluran Program Bantuan Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Triwulan I merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI yang disalurkan lewat PT. Pos Indonesia (Persero) sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola dan diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur, Andreas Mulla, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bantuan Sosial (Bansos) Sembako dan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada masyarakat yang tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap warga yang tercatat sebagai penerima manfaat mendapat bantuan yang nilainya bervariasi, tergantung kategori yang terdaftar pada Kemensos RI.
"Di Kabupaten Sumba Timur, sebanyak 16.478 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh Kecamatan, Desa dan Kelurahan yang akan menerima bantuan tersebut dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp.16.000.960.525", ujarnya.
Andreas Mulla juga menambahkan bahwa pada hari ini akan dilakukan penyaluran bantuan dibeberapa titik, untuk kecamatan Kambera jumlah KPM 1.867 dengan total anggaran Rp. 1.856.000.000, sedangkan untuk Kecamatan Kota Waingapu, keluarga penerima manfaat berjumlah 1.450, dengan total anggaran Rp. 1.000.457.000.
Lebih lanjut, Andreas menjelaskan untuk besaran bantuan program sembako nilainya Rp. 200.000/KPM/bulan, sehingga untuk triwulan I, setiap KPM menerima bantuan sembako dengan jumlah total Rp. 600.000/KK.
Sedangkan untuk bantuan Program Keluarga Harapan, jumlah bantuan yang diterima KPM sangat bervariasi berdasarkan penilaian dari beberapa komponen, seperti komponen kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial.
"Keluarga yang berhak menerima PKH adalah keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki setidaknya satu dari komponen tersebut", jelasnya.
Program penyaluran bantuan sosial ini akan dimulai dari tangga 6 hingga 26 Maret 2026, dan penyerahan ditiap titik akan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh PT. Pos Waingapu.
Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan bahwa program bantuan sosial tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, sehingga bantuan ini harus digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan pokok.
"Bantuan yang diterima harus dimanfaatkan sesuai kebutuhan prioritas, seperti untuk kebutuhan pendidikan anak dan pemenuhan pangan keluarga sehingga dapat memutus rantai kemiskinan jangka panjang", ujarnya.
Selain itu, Umbu Lili menegaskan agar bantuan yang diterima digunakan secara bijak untuk pemenuhan gizi anak, membantu kesehatan ibu hamil dan balita serta mendukung kesejahteraan lansia dan penyandang disabilitas.
Pada kegiatan ini juga, turut dilakukan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) senilai Rp. 42.000.000 kepada masing-masing ahli waris penerima manfaat yang telah meninggal dunia dari program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dan bantuan PKH serta Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis oleh Bupati Sumba Timur kepada perwakilan keluarga penerima manfaat, sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala PT. Pos Indonesia Cabang Sumba Timur, Asisten Sekretariat Daerah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sumba Timur, Plt. Camat Kota Waingapu, pengurus PKH serta masyarakat penerima bantuan.
Liputan: Media Humba


Berita Terkait
Penanganan Stunting dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Menjadi Atensi Bupati Umbu Lili Pada Musrenbang Kecamatan Paberiwai
Viktor Bungtilu Laskodat Gelar Reses di Sumba Timur, Fokus Serap Aspirasi dan Dorong Pembangunan Daerah
Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Camat Pandawai Turut Dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur
Bupati Dan Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Pembukaan Sidang Sinode GKS Ke-44: Wujud Mempererat Kemitraan Strategis Antara Pemerintah Daerah Dan Lembaga Keagamaan
Pimpin Rapat Evaluasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Semester I Tahun 2026, Wabup Sumba Timur Tekankan Agar Potensi Daerah Dapat Dikembangkan Secara Optimal
Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Wabup Yon Hani Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI Di Kabupaten Sumba Timur
Jauh Dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumba Timur Kecamatan Tabundung Salah Satu Wilayah Yang Terus Mendapat Perhatian Serius
Personil dari Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) 876 Palatana telah tiba dan disambut oleh Dandim 1601/Sumba Timur
Sidak Pasar Matawai, Wabup Yon Hani Pantau Stabilitas Harga dan Ketersedian Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026
Rute Baru TransNusa Waingapu–Denpasar PP Resmi Dibuka, Bupati Umbu Lili: Perkuat Akses Wisatawan Menuju Sumba Timur