*Reses Dr. Umbu Rudi Kabunang Di Desa Praing Kareha: Gandeng BPIP Perkuat Relawan Pancasila, Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur hingga Listrik Desa Jadi Prioritas

photo author
- Selasa, 28 Juli 2026
*Reses Dr. Umbu Rudi Kabunang Di Desa Praing Kareha: Gandeng BPIP Perkuat Relawan Pancasila, Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur hingga Listrik Desa Jadi Prioritas

*Waingapu, mediahumba.com* - Anggota DPR RI, Dr. Umbu Rudianto Kabunang menggelar kegiatan Reses di Desa Praing Kareha, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. 

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ibadah Gereja Kristen Sumba (GKS) Praing Kareha ini dihadiri sekitar 300 orang masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di wilayah mereka, Senin (27/7/2026).


Kegiatan reses kali ini, Dr. Umbu Rudi Kabunang menggandeng Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk melakukan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026. Selain itu kegiatan tersebut turut dilaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh Puskesmas Malahar. 

Selain layanan Kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat. Dalam dialog bersama wakil rakyat tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak, berbagai persoalan kebutuhan dasar, terutama akses listrik, air bersih, dan infrastruktur jalan, menjadi aspirasi yang disampaikan warga.


Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. Umbu Rudi Kabunang menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi perhatian serius dan akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPR RI dan akan dilakukan koordinasi bersama pemerintah pusat dan daerah.

“Reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPR RI, tetapi merupakan wadah untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini telah kami catat dan akan kami perjuangkan agar menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah”, ujarnya. 

Selain itu, Umbu Rudi Kabunang juga mengatakan, masih terdapat sejumlah desa di Kecamatan Tabundung maupun wilayah lain di Sumba yang belum menikmati akses listrik secara memadai. Ia meminta pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa melakukan pendataan rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik maupun meteran.


Menurut Umbu Rudi, data tersebut akan menjadi dasar pengajuan bantuan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk program penyediaan listrik tenaga surya dan meteran listrik bagi masyarakat yang belum terlayani.

“Pendataan perlu dilakukan agar usulan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, semakin banyak desa yang dapat menikmati akses listrik dalam beberapa tahun ke depan,” lanjut Umbu Rudi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus aktif menyampaikan kebutuhan serta mengawal proses pembangunan agar program yang dijalankan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Analis Kebijakan Umum BPIP, Galu Ibrahim, menyampaikan kerjasama antara anggota dewan dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menyerap aspirasi masyarakat terkait pembinaan ideologi.

“Melalui kegiatan penguatan relawan Pancasila diharapkan dapat memberikan pemahaman ideologi negara kepada warga, menjaga persatuan dan kerukunan warga melalui nilai gotong royong, serta menampung masukan masyarakat terkait kebijakan pembinaan mental dan karakter bangsa,” katanya. 


Lebih lanjut, Galu Ibrahim menjelaskan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya berupa ancaman fisik, tetapi juga berkembang melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, radikalisme, polarisasi sosial, hingga melemahnya budaya gotong royong.

Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Salah satunya melalui Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila yang diharapkan mampu menjadi penggerak persatuan, memperkuat budaya gotong royong, menyebarkan narasi positif, serta menangkal berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila tidak cukup dipahami sebagai konsep, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan menyelesaikan persoalan secara musyawarah. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan budaya masyarakat Sumba Timur yang dikenal memiliki semangat kekeluargaan, adat istiadat, dan gotong royong yang kuat,” jelasnya. 

Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara masyarakat dengan wakil rakyat, sehingga pembangunan di Kabupatern Sumba Timur, khususnya di Desa Praing Kareha dapat berjalan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.

*Liputan: Media HUMBA*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba