Mahu - Media Humba.com - Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan adalah agenda rutin Pemerintah yang di lakukan setiap tahunnya, Kegiatan ini di hadari oleh Wakil Bupati Sumba Timur Yonatan Hani, S.Kom,. M.Ap. Acara berlangsung di aula Kecamatan pada Selasa,10 Maret 2026.
Wilayah kecamatan Mahu adalah kecamatan yang terus menjadi target Pemerintah dalam pembangunan, wilayah ini masih sangat butuh perhatian.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Timur dan dokumen perencanaan daerah, berikut adalah estimasi luas wilayah dan potensi sumber daya alam (SDA) Kecamatan Mahu pada tahun 2025-2026, Luas Wilayah sekitar 196,60 km², Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sumba Timur 2025-2045, bertumpu pada sektor agraris dan sektor peternakan yang merupakan potensi utama.
Sektor Pertanian Tanaman Pangan meliputi padi, jagung, dan kacang-kacangan,untuk Perkebunan Komoditas potensial yaitu jambu mete, kelapa, dan pinang. Untuk sektor peternakan ada ternak besar kerbau, sapi, kuda hingga ternak kecil lainnya seperti babi, kambing dan unggas.
Kondisi geografis dan lingkungan topografi, sebagian besar Desa di Mahu berada di lereng atau punggung bukit, dengan ketinggian yang bervariasi antara 162 hingga 695 meter di atas permukaan laut (DPL).
Tantangan 2026 Fokus pembangunan di Kecamatan Mahu masih memerlukan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan infrastruktur untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada.
Dalam sambutannya Yonatan Hani mengatakan, "Acara Musrenbang bukan hanya sekedar sebagai agenda rutin pemerintah tapi forum ini adalah tempat kita secara bersama - sama membedah serta menyimpulkan persoalan, mendorong pembangunan di berbagai sektor, peningkatan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan dasar bagi masyarakat", Ucapnya.
Wakil Bupati menegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah, khususnya dalam merumuskan program prioritas yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Seluruh usulan yang disampaikan diharapkan dapat mencerminkan kebutuhan real masyarakat di tingkat Desa maupun Kecamatan, Pemerintah terus berupaya agar apa yang di hasilkan dari forum tersebut bisa di realisasikan walau dengan keterbatasan anggaran selalu menjadi kendala utama.
Dalam kegiatan ini juga di hadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumba Timur, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Mahu, para kepala Desa, para kepala sekolah, serta unsur masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.*
Liputan : Media Humba


Berita Terkait
Musrenbang Kecamatan Lewa Tidahu Difokuskan pada Peningkatan Sektor Pertanian
Audiensi Bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dan DPR-RI Rudi Kabunang: Bupati Umbu Lili Mendukung Penuh Pembangunan Kantor UPTD Imigrasi di Sumba Timur
Penanganan Stunting dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Menjadi Atensi Bupati Umbu Lili Pada Musrenbang Kecamatan Paberiwai
Terobosan Kadis Sosial Dalam Mengatasi Persoalan Data Penerima Bansos di Sumba Timur
Audiensi Bersama Gubernur Bali : Bupati Sumba Timur dan Wagub NTT Membahas Permasalahan Diaspora NTT di Bali
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Berkomitmen Meningkatkan Pelayanan Dasar Di Wilayah Kecamatan Katala Hamu Lingu
Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Timur Lakukan Pertemuan Tentang Advokasi dan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional Posyandu
Pimpin Diskusi Terkait Animo Masyarakat Bali Terhadap Pendatang Asal Sumba: Wakil Bupati Sumba Timur Tekankan Untuk Menjunjung Tinggi Nilai, Norma dan Adat Daerah Setempat
DPRD Sumba Timur Gelar Rapat Paripurna Dengan Agenda Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2025
Musrenbang Kecamatan Ngadu Ngala, Wabup Yon Hani Tegaskan Pembangunan Harus Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat