Waingapu, MediaHumba.com – Wakil Bupati Sumba Timur menghadiri acara Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan pelepasan Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Akhwan Anas, S.H., M.H., yang mendapat penugasan di tempat yang baru. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sumba Timur, Kamis (6/8/2026).
Komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menjadi pesan utama dalam acara ramah tamah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan perbankan, tokoh agama, serta para tamu undangan lainnya.
Acara ramah tamah ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Akhwan Anas, S.H., M.H. atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Timur. Sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur diharapkan dapat terus terpelihara meskipun beliau melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.
Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia atas komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan korupsi serta penguatan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Sumba Timur.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPK RI Cahya Hardianto Harefa menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Cahya Harefa menjelaskan, membangun budaya antikorupsi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas.
Ia juga mendorong pemanfaatan ruang-ruang publik sebagai sarana edukasi integritas agar pesan antikorupsi semakin dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan berintegritas demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sumba Timur.
Liputan: Media HUMBA


Berita Terkait
Kabupaten Sumba Timur Sebagai Daerah Dengan Indeks Pelayanan Publik Terbaik Di Pulau Sumba Tahun 2025
Dukung Penyelenggaraan Sidang Sinode GKS Ke-44 di Karera, Dr. Umbu Rudi Kabunang Hadiri Kegiataan Pembukaan
Dugaan Kasus Pencurian Sapi Yang Melibatkan Oknum Polisi Viral, Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang: Harus Ditangani Sesuai Prosedur Hukum Tanpa Pandang Status
TransNusa Buka Rute Waingapu-Denpasar PP, Bupati Sumba Timur: Diharapkan Memberikan Kemudahan Bagi Masyarakat Serta Meningkatkan Kunjungan Wisatawan
Bupati Umbu Lili Resmi Menutup Kegiatan Ajang Talenta O2SN dan FLS3N Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026
Pembukaan Festival Budaya Sumba Timur 2026, Wabup Yon Hani: Sumba Tanpa Budaya, Adalah Rumah Kosong Yang Indah Dan Hampa Tanpa Jiwa
Tiba Di Sumba Timur, Komunitas Mobil LCGC (Land Rover, Land Cruise, G-Class) Akan Menjelajahi Keindahan Pulau Sumba
Kunjungi Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Menteri KKP RI Menegaskan Pembangunan ISF Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Lokal
Saksikan Dan Nikmati Rangkaian Kemeriahan Akhir Tahun Persembahan Artotel Wanderlust Hadir Di MYZE Hotel Waingapu
PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi Di Kabupaten Sumba Timur