Waingapu, Sumba Timur- Media Humba.com, Peningkatan produktivitas peternakan untuk mendorong kemajuan ekonomi Daerah dan secara khususnya ekonomi masyarakat terus di upayakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Melalui Dinas Peternakan, Pemerintah secara resmi menyerahkan sejumlah bantuan ternak sapi Ongole kepada masyarakat yang berdomisili di sekitaran ranch Peternakan milik Pemerintah Daerah yang berlokasi di Desa Maubokul, Kecamatan Pandawai. Selasa, (23/12/2025).
Penyerahan ternak sapi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah dalam mendorong kemajuan ekonomi masyarakat serta mempertahankan dan meningkatkan populasi sapi Ongole di Sumba Timur.
Diketahui bahwa Sapi ongole merupakan hasil keturunan sapi zebu dari India dan mampu bertahan hidup dan tetap produktif di daerah kering dengan pakan yang terbatas, sehingga sangat cocok untuk terus di kembangkan.
Bantuan ternak sapi di serahkan secara simbolis kepada masyarakat oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali bersama wakilnya, Yonathan Hani, serta di dampingi oleh para Asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Timur.
Menurut Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali., penyerahan bantuan ternak sapi Ongole ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi peternak. "Sapi Ongole dipilih karena memiliki ketahanan yang baik terhadap iklim lokal dan potensi hasil yang tinggi, baik untuk dijadikan ternak penggemukan maupun ternak indukan," ungkapnya.
Ternak dibagikan kepada sejumlah keluarga penerima yang telah melalui seleksi. Penerima diharapkan dapat merawat ternak tersebut dengan baik sehingga kedepannya dapat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Pembagian bantuan sapi akan digunakan skema 2:3. Yang artinya bahwa Pemerintah menyerahkan 2 ekor kepada penerima manfaat dan setelah berkembangbiak, masyarakat harus mengembalikan 3 ekor sapi kepada Pemerintah.
Pemberlakuan metode ini adalah untuk memastikan keberlanjutan program penyebaran ternak sapi ongole di masyarakat peternak di setiap Desa yang ada di Sumba Timur.
Program ini ditargetkan dapat meningkatkan produktivitas peternakan di Sumba Timur dan dapat secara perlahan membangkitkan pertumbuhan ekonomi keluarga di wilayah pedesaan, secara khusus desa Maubokul dan desa yubuwai yang saat ini menerima bantuan sapi tersebut.
Pemerintah berjanji akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan program ini berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.***
Liputan : Media Humba.


Berita Terkait
Raker Pamong Praja dan Musrenbang Kabupaten 2026, Bupati Sumba Timur Tegaskan Sebagai Ruang Strategis Untuk Membahas Berbagai Kebijakan
Kabupaten Sumba Timur Sebagai Daerah Dengan Indeks Pelayanan Publik Terbaik Di Pulau Sumba Tahun 2025
Kunjungi Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Menteri KKP RI Menegaskan Pembangunan ISF Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Lokal
Pengurus Baru Bank NTT disahkan Melalui Hasil RUPS LB, Besok Akan Dilantik Oleh Gubernur Melki Laka Lena.
Bupati Sumba Timur Pimpin Musrenbangcam Fokus Pada Penguatan Ekonomi Dan Infrastruktur
Asosiasi Petani Lewa Raya (APEL - R) Menuntut Pemerintah Dan Pihak Terkait Agar Mengambil Sikap Tegas Atas Kelangkaan BBM Khusus Solar Pada Masa Olah Lahan
Kasih Tak Memilih: Program 6 Kasih Hadirkan Moderasi Beragama di Melolo
Pelantikan Rektor Dan Pembantu Rektor Unkriswina Sumba Masa Bakti 2026-2031, Berlangsung Secara Khidmat dan Penuh Optimisme
Kecamatan Kambera Salah Satu Wilayah Potensial Dalam Pengembangan Berbagai Sektor Penunjang Ekonomi Di Kab. Sumba Timur
Forum Konsultasi Publik Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Sumba Timur*