Buka Pacuan Kuda Humba Cup IV, Wabup Yon Hani: Pacuan Kuda Tidak Sekedar Kompetisi, Tetapi Bagian Dari Identitas Dan Kekayaan Budaya Masyarakat Sumba Timur

photo author
- Kamis, 20 Agustus 2026
Buka Pacuan Kuda Humba Cup IV, Wabup Yon Hani: Pacuan Kuda Tidak Sekedar Kompetisi, Tetapi Bagian Dari Identitas Dan Kekayaan Budaya Masyarakat Sumba Timur

Waingapu, mediahumba.com - Turnamen Pacuan Kuda “Humba Cup IV” tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani yang berlangsung di Lapangan Pacuan Rihi Eti, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Selasa (18/8/2026).  Pembukaan ajang pacuan kuda ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan Pacuan Kuda Humba Cup IV mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Sumba Timur. Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya dan tradisi pacuan kuda yang telah berkembang serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumba.


Penyelenggaraan Pacuan Kuda Humba Cup IV, sebagai momentun dalam mempertahankan warisan budaya sekaligus mendorong pembinaan atlet berkuda di Pulau Sunba. Karena, pacuan kuda selama ini dikenal sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Sumba yang memiliki nilai historis dan sosial yang kuat. 

Selain itu, melalui pelaksanaan turnamen tersebut dapat memberikan dampak ekonomi dan pariwisata. Kehadiran peserta, pendamping, dan penonton dari berbagai wilayah diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor perdagangan, kuliner, hingga jasa transportasi maupun penginapan.

Sebanyak 683 ekor kuda yang terbagi dalam 15 akan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Jumlah peserta yang besar itu menunjukkan begitu besar animo masyarakat terkait penyelenggaraan turnamen Pacuan Kuda. Ini membuktikan bahwa olahraga pacuan kuda yang telah diwariskan turun-temurun tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Pulau Sumba.

 Turnamen pacuan kuda Humba Cup IV tidak hanya diikuti oleh peserta dari pulau Sumba. Peserta datang dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, empat kabupaten di Pulau Sumba, hingga Mbay, Kabupaten Nagekeo dan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Pembukaan Pacuan Kuda Humba Cup IV turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Kabag Ops Polres Sumba Timur, perwakilan Kejaksaan Negeri Sumba Timur, Kepala Pengadilan Negeri Waingapu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Para Asisten Setda Kabupaten Sumba Timur, Kabag Satpol PP Waingapu, Ketua Pordasi Sumba Timur, Ketua Pordasi Sumba Barat, para kepala desa, panitia perlombaan serta masyarakat yang turut menyaksikan jalannya perlombaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Pacuan Kuda Humba Cup IV dapat terselenggara.

Menurutnya, pacuan kuda tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan bagian dari identitas dan kekayaan budaya masyarakat Sumba Timur. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan secara profesional, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan Pacuan Kuda Humba Cup IV. Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mengembangkan potensi olahraga berkuda, mempererat persaudaraan serta menjaga tradisi yang menjadi kekayaan daerah," jelasnya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta, joki, pemilik kuda, panitia dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan perlombaan.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, fair play dan keselamatan, sehingga seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat.


"Pacuan Kuda Humba Cup IV diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di sekitar lokasi kegiatan," harapnya.

Sementara itu, ketua panitia pacuan kuda Humba Cup IV, Umbu Tamu Ridi Djawamara, S.H., M.H dalam laporannya menyampaikan bahwa perlombaan pacuan kuda Humba CUP IV adalah agenda HUT RI Ke-81 dan juga agenda tahunan Pemda Sumba Timur dan Pordasi yang menjadi kewajiban untuk dilaksanakan. 

“Pacuan kuda adalah sebuah langkah memperkokoh budaya leluhur, membangkitkan semangat beternak bagi masyarakat, serta upaya promosi wisata Sumba bagi dunia,” ujarnya. 

Umbu Tamu Ridi juga menjelaskan, bahwa kegiatan pacuan kuda Humba Cup IV tahun 2026 tidak menggunakan anggaran dari APBD, tetapi dibiayai sepenuhnya oleh sponsorship dan biaya pendaftaran, serta dukungan dari stable.

Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur tersebut juga mengingatkan kepada seluruh penonton dan pengunjung, agar manjaga kebersamaan dan kebersihan selama proses perlombaan berlalngsung, hindari judi dan pertikaian diantara sesama.

“Kami juga mengingatkan untuk seluruh pemilik kuda, mari kita jaga sportivitas, jauhkan sikap curang dan bertandinglah dengan sehat,” tegas Umbu Tamu Ridi.

Perlombaan yang digelar dari tanggal 18 hingga 28 Agustus 2026 ini, akan memperlombakan 15 kelas, diantaranya PM, P1, P2, P3, PS, A, B, C, D, DM, E, EE, ES, AA, AS. Adapun hadiah yg akan diperebutkan sebagai berikut: juara pertama,10 juta: juara kedua 8 juta: juara ketiga 6 juta: serta juara keempat, 4 juta, Dan 3 kelas dengan pendaftar terbanyak diantaranya PM, P1 dan P2, Juara pertama akan mendapatkan tambahan hadiah juara berupa satu unit Sepeda motor beat dan uang pembinaan 2,5 juta, Sedangkan juara 2, 3 dan 4 menyesuiakan dengan kelas yang lainnya.

Liputan: Media HUMBA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba