Bupati Sumba Timur Audiensi Bersama Wamensos RI, Sekolah Rakyat Akan Segera Dibangun Di Sumba Timur

photo author
- Kamis, 20 Agustus 2026
Bupati Sumba Timur Audiensi Bersama Wamensos RI, Sekolah Rakyat Akan Segera Dibangun Di Sumba Timur

Jakarta, mediahumba.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, perlu diprioritaskan.

Hal tersebut disampaikan Wamensos RI saat menerima kunjungan dan audiensi bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 6 Kementerian Sosial RI, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).

Untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur telah mengajukan lahan seluas 10 hektare (ha) di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang. Lahan tersebut telah disurvei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan dinyatakan memenuhi syarat, dengan dua catatan, yakni pemenuhan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan pelebaran akses jalan.


Sumba Timur termasuk wilayah yang masuk dalam kategori 3T, sehingga Wamensos RI mendorong agar Pemerintah Kabupaten Sumba Timur segera memenuhi kedua persyaratan tersebut agar pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat direalisasikan.

Sebagai daerah dengan tingkat angka kemiskinan sekitar 25% dan angka kemiskinan ekstrim 18%, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai transmisi kemiskinan antar generasi melalui Pendidikan. 

Pada kegiatan audiensi ini, Agus menyampaikan bahwa fokus dan prioritas Presiden Prabowo Subianto adalah pengentasan kemiskinan, salah satunya adalah melalui Program Sekolah Rakyat.

“Presiden Prabowo ingin memutus transmisi kemiskinan antargenerasi, sehingga Sekolah Rakyat dibuat dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ujar Agus Priyono. 


Lebih lanjut Agus Priyono menjelaskan bahwa Sekolah rakyat diperuntukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, peserta didik tidak mendaftar secara mandiri tetapi dijangkau berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kemudian diverifikasi melalui ground check.

Jadi kan sekarang kita sudah punya data tunggal, dari data tunggal itu kemudian kita bentuk tim, tim itu yang kemudian akan ground check," ungkap Agus.

Agus Priyono juga berharap dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah  Sekolah Rakyat (SR) dapat membuka akses pendidikan yang baik bagi anak-anak Sumba Timur. 

Menanggapi hal tersebut, Umbu Lili menyampaikan kesiapannya untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur akan memberikan manfaat bagi masyarakat karena program tersebut ditujukan untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.


“Kami adalah salah satu kabupaten yang masuk kategori 3T, salah satu kabupaten di NTT dari 22 kabupaten, Kategori 3T ini memang sesuatu yang masih kami upayakan di daerah supaya paling tidak angka-angka perbaikan di tingkat masyarakat juga bisa kita optimalkan," ujarnya.

Umbu Lili mengungkapkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, mengingat tujuannya adalah untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi. 

“Dengan adanya sekolah rakyat, kami berharap angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumba Timur dapat segera diatasi,” jelasnya.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Umbu Lili juga mengapresiasi Kemensos yang selama ini menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat di Sumba Timur. Menurutnya, program Kemensos telah menjangkau masyarakat, terutama melalui bantuan sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Program-program Kementerian Sosial memang menyentuh sekali, terutama berkaitan dengan bansos, berkaitan dengan PKH, betul-betul membantu. Kami tidak hanya sekedar menyalurkan, kami juga memantau masyarakat penerima ini memanfaatkan dengan benar," kata Umbu Lili.

Melalui sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Kabupaten Sumba Timur terus mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perlindungan sosial, serta percepatan penurunan angka kemiskinan demi kesejahteraan masyarakat Sumba Timur.

Liputan: Media HUMBA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba