Jakarta, mediahumba.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengatakan, pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, perlu diprioritaskan.
Hal tersebut disampaikan Wamensos RI saat menerima kunjungan dan audiensi bersama Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 6 Kementerian Sosial RI, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2026).
Untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur telah mengajukan lahan seluas 10 hektare (ha) di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang. Lahan tersebut telah disurvei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan dinyatakan memenuhi syarat, dengan dua catatan, yakni pemenuhan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dan pelebaran akses jalan.
Sumba Timur termasuk wilayah yang masuk dalam kategori 3T, sehingga Wamensos RI mendorong agar Pemerintah Kabupaten Sumba Timur segera memenuhi kedua persyaratan tersebut agar pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat direalisasikan.
Sebagai daerah dengan tingkat angka kemiskinan sekitar 25% dan angka kemiskinan ekstrim 18%, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai transmisi kemiskinan antar generasi melalui Pendidikan.
Pada kegiatan audiensi ini, Agus menyampaikan bahwa fokus dan prioritas Presiden Prabowo Subianto adalah pengentasan kemiskinan, salah satunya adalah melalui Program Sekolah Rakyat.
“Presiden Prabowo ingin memutus transmisi kemiskinan antargenerasi, sehingga Sekolah Rakyat dibuat dalam rangka pengentasan kemiskinan,” ujar Agus Priyono.
Lebih lanjut Agus Priyono menjelaskan bahwa Sekolah rakyat diperuntukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, peserta didik tidak mendaftar secara mandiri tetapi dijangkau berdasarkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kemudian diverifikasi melalui ground check.
Jadi kan sekarang kita sudah punya data tunggal, dari data tunggal itu kemudian kita bentuk tim, tim itu yang kemudian akan ground check," ungkap Agus.
Agus Priyono juga berharap dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah Sekolah Rakyat (SR) dapat membuka akses pendidikan yang baik bagi anak-anak Sumba Timur.
Menanggapi hal tersebut, Umbu Lili menyampaikan kesiapannya untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur akan memberikan manfaat bagi masyarakat karena program tersebut ditujukan untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.
“Kami adalah salah satu kabupaten yang masuk kategori 3T, salah satu kabupaten di NTT dari 22 kabupaten, Kategori 3T ini memang sesuatu yang masih kami upayakan di daerah supaya paling tidak angka-angka perbaikan di tingkat masyarakat juga bisa kita optimalkan," ujarnya.
Umbu Lili mengungkapkan Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumba Timur akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, mengingat tujuannya adalah untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi.
“Dengan adanya sekolah rakyat, kami berharap angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumba Timur dapat segera diatasi,” jelasnya.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Umbu Lili juga mengapresiasi Kemensos yang selama ini menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat di Sumba Timur. Menurutnya, program Kemensos telah menjangkau masyarakat, terutama melalui bantuan sosial dan Program Keluarga Harapan (PKH).
"Program-program Kementerian Sosial memang menyentuh sekali, terutama berkaitan dengan bansos, berkaitan dengan PKH, betul-betul membantu. Kami tidak hanya sekedar menyalurkan, kami juga memantau masyarakat penerima ini memanfaatkan dengan benar," kata Umbu Lili.
Melalui sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Kabupaten Sumba Timur terus mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan perlindungan sosial, serta percepatan penurunan angka kemiskinan demi kesejahteraan masyarakat Sumba Timur.
Liputan: Media HUMBA


Berita Terkait
Tak Hanya Menjadi Ajang Adu Kecepatan, Pacuan Kuda Humba Cup IV Turut Menjadi Panggung Solidaritas Untuk Masyarakat Pulau Flores Yang Terdampak Bencana Gempa Bumi
Penyerahan Bantuan Aspirasi Traktor Roda 4 kepada Kelompok Tani Di Sumba Timur Oleh DPR RI Viktor Laiskodat
Wakil Bupati Sumba Timur, Menutup Rangkaian Turnamen Pacuan Kuda “Humba Cup” 2026 Di Desa Kabaru, Kecamatan Rindi
Malam Syukuran Dan Ramah Tamah Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Kabupaten Sumba Timur
Dampingi Tim Pemerintah Pusat dan Provinsi Terkait Verifikasi Faktual Desa, Wabup Yon Hani: Hadirnya Desa Baru Memberikan Pelayanan Yang Lebih Cepat Dan Efektif
Personil dari Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) 876 Palatana telah tiba dan disambut oleh Dandim 1601/Sumba Timur
MYZE Hotel Waingapu Sukses Gelar “Little Hands, Big Creativity”, Hadirkan Pengalaman Kreatif Bagi Anak
Pdt. Yacob Malo Bili Terpilih Sebagai Ketua Umum Sinode GKS Sumba Untuk Periode 2026-2031 Dengan Raihan 258 Suara
Bupati Sumba Timur Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Sinergi Polri Dan Pemerintah Daerah
DPR RI Umbu Rudi Kabunang dan Bupati Sumba Timur Terima Penghargaan Leprid atas Rekor Bendera Golkar Terpanjang 1.062 Meter