Waingapu, mediahumba.com – Turnamen Pacuan Kuda Humba Cup IV dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di tingkat Kabupaten Sumba Timur tak hanya menjadi arena adu kecepatan bagi ratusan kuda. Arena tersebut berubah menjadi panggung solidaritas untuk masyarakat pulau Flores yang terdampak bencana gempa bumi.
Semangat kemanusiaan itu terlihat dalam Open Donasi Bencana Flores yang digelar melalui kotak donasi yang diperuntukan bagi para penonton dan pengunjung yang hadir menyaksikan ajang pacuan kuda. Tak hanya itu, panitia pelaksana juga melakukan Lelang kuda yang lari perdana dengan masing-masing pemilik kuda membayar uang Lelang sebasar Rp. 50.000.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersama Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Sumba Timur itu berlangsung di Arena Pacuan Kuda Rihi Eti, Kecamatan Kambera, Selasa (18/8/2026).
Ajang Pacuan Kuda Humba Cup IV ini sekaligus menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya berbicara tentang prestasi dan kompetisi. Di tengah bencana yang menimpa Flores, arena pertandingan berubah menjadi panggung solidaritas, tempat para atlet, pemilik kuda, serta para penonton menyumbangkan semangat, kemampuan, dan kepedulian untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah gempa bumi di daratan Flores.
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani saat membuka kegiatan pacuan kuda secara khusus mengajak seluruh tamu undangan, peserta, dan penonton untuk menunjukkan empati dan kepedulian kepada masyarakat Flores.
Menurutnya, pacuan kuda tersebut bukan sekadar pertandingan olahraga. Kegiatan itu menjadi sarana untuk menggerakkan kepedulian masyarakat agar turut membantu warga terdampak bencana sesuai kemampuan masing-masing.
“Kita hadir di sini tidak hanya untuk menyaksikan turnamen pacuan kuda, lebih dari itu untuk menunjukkan rasa solidaritas kita, untuk ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kita di Flores. Kita semua berduka dan bersedih, dan bersimpati dengan saudara-saudara kita di Flores,” ujar Yon Hani.
Ia juga menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang selama ini terbangun melalui budaya pacuan kuda harus diperluas menjadi gerakan kepedulian terhadap sesama. Menurut Yonathan Hani, masyarakat Sumba dan Flores merupakan bagian dari keluarga besar di Nusa Tenggara Timur yang harus saling menguatkan ketika menghadapi musibah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pacuan Kuda Humba Cup IV, Umbu Tamu Ridi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tanggal 15 agustus telah terjadi gempa bumi yg berdampak pada keselamatan saudara-saudara kita di daratan Flores, oleh sebab itu, segenap panitia pacuan kuda telah memutuskan bahwa dilakukan pungutan lelang minimal 50 ribu bagi setiap kuda dan setiap kelas dalam pelarian perdana (putaran pertama),
“Seluruh dana yang terkumpul akan diserahkan dan dikirim untuk meringankan beban bagi saudara kita yg terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores,” ujarnya.
Umbu Tamu Ridi juga menghimbau kepada seluruh pengunjung dan penonton yang ingin melakukan donasi agar dapat memberikan pada kotak-kotak donasi yang telah di sediakan oleh Panitia.
“Tidak hanya itu, kami juga sediakan kotak donasi bagi para penonton atau siapa pun yang datang bisa memberikan donasi lewat kotak yang sudah disediakan,” kata Umbu Tamu.
Dan informasi yang diperoleh dari panitia, bahwa pada pelaksanaan hari pertama pacuan kuda Humba Cup IV, uang donasi yang terkumpul dari hasil Lelang kuda berjumlah Rp. 7.060.000 dan dari kotak donasi sejumlah Rp. 96.500, sehingga total uang donasi yang diperoleh senilai Rp. 7.156.500. Dan Open donasi akan terus dilakukan sampai kegiatan selesai.
Perlombaan yang digelar dari tanggal 18 hingga 28 Agustus 2026 ini, sebanyak 683 ekor kuda yang terbagi dalam 15 kelas akan ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Liputan: Media HUMBA


Berita Terkait
Rayakan Liburan Di Sumba Dengan "A MAY Zing Stay" Dari MYZE Hotel Waingapu
Audiensi Bersama Gubernur Bali : Bupati Sumba Timur dan Wagub NTT Membahas Permasalahan Diaspora NTT di Bali
Sertijab Camat Kambera, Bupati Sumba Timur: Camat Dituntut menghadirkan Pelayanan Publik Yang Cepat, Responsif dan Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat
Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Kawasan Tambak Udang Terintegrasi
Audiensi Bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dan DPR-RI Rudi Kabunang: Bupati Umbu Lili Mendukung Penuh Pembangunan Kantor UPTD Imigrasi di Sumba Timur
WAKIL BUPATI SUMBA TIMUR HADIRI RAPAT PARIPURNA TERBUKA III MASA SIDANG KESATU TAHUN SIDANG 2026/2027
PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi Di Kabupaten Sumba Timur
Proses Eksekusi Lahan 5,3 Hektar Di Lewa Berjalan dengan Baik Di Kawal Ketat Oleh Aparat Keamanan Polres Sumba Timur
Pimpin Rapat Evaluasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Semester I Tahun 2026, Wabup Sumba Timur Tekankan Agar Potensi Daerah Dapat Dikembangkan Secara Optimal
Nasdem Sumba Timur Kecam Pemberitaan Majalah Tempo Yang Menyudutkan Partai Nasdem Dan Ketua Umum Surya Paloh