Turnamen Sepak Bola Antar Umat Beragama Ke-24 Se-Sumba Resmi Dibuka, Usung Tema “Baku Sayang, Baku Jaga”

photo author
- Kamis, 22 Oktober 2026
Turnamen Sepak Bola Antar Umat Beragama Ke-24 Se-Sumba Resmi Dibuka, Usung Tema “Baku Sayang, Baku Jaga”

Waingapu, MediaHumba.com – Turnamen Sepak Bola Antar Umat Beragama ke-24 se-Sumba resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Damu yang berlangsung di Lapangan Pemuda Matawai, Rabu (21/10/2026). 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Komisi Pemuda GKS Payeti ini diikuti oleh 23 tim dari berbagai lintas agama sebagai wujud nyata kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Sumba.


Dalam laporan Ketua Panitia, Hendri Heni Tiala menyampaikan bahwa turnamen tahun ini mengusung tema “Baku Sayang, Baku Jaga”. Tema tersebut dipilih sebagai perekat persaudaraan di tengah situasi yang tidak menentu, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Hendri, turnamen ini merupakan kontribusi positif bersama yang perlu terus dipertahankan dalam satu ikatan persaudaraan. Perbedaan yang ada hendaknya tidak lagi menjadi alasan untuk diperdebatkan, tetapi harus menjadi pegangan bersama dalam membangun kehidupan yang rukun dan damai.

“Kegiatan ini adalah kontribusi positif bersama yang perlu dipertahankan dalam satu ikatan persaudaraan sehingga perbedaan yang ada tidak lagi untuk diperdebatkan namun akan menjadi pegangan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Damu, dalam sambutannya saat membuka turnamen tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.

Lebih dari itu, turnamen ini menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat Sumba Timur yang majemuk.


Melalui olahraga sepak bola, nilai-nilai toleransi, sportivitas, solidaritas, dan saling menghargai diharapkan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Lapangan sepak bola menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang agama untuk membangun kebersamaan tanpa sekat perbedaan.

Keikutsertaan 23 tim lintas agama dalam turnamen ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dapat diwujudkan melalui kegiatan positif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Kompetisi ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di Pulau Sumba.

Dengan mengusung semangat “Baku Sayang, Baku Jaga”, Turnamen Sepak Bola Antar Umat Beragama ke-24 se-Sumba diharapkan terus menjadi ruang pemersatu, tempat perbedaan dirawat dalam kebersamaan dan persaudaraan menjadi kemenangan bersama.

Pada partai pembuka Turnamen Sepak Bola Antar Umat Beragama ke-24 se-Sumba, GKS Umamapu yang berstatus sebagai juara bertahan berhasil mengawali kompetisi dengan hasil positif. GKS Umamapu sukses menaklukkan GRII Wera dengan skor meyakinkan 3-0.

Kemenangan tersebut menjadi modal awal yang baik bagi GKS Umamapu dalam upaya mempertahankan gelar juara pada turnamen tahun ini. Sementara itu, GRII Wera diharapkan dapat menjadikan hasil pertandingan perdana ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi laga-laga berikutnya.

Pertandingan pembuka ini sekaligus menandai dimulainya persaingan antartim. Meski berlangsung dalam semangat kompetisi, nilai sportivitas, toleransi, dan persaudaraan tetap menjadi pesan utama yang hendak dibangun melalui turnamen bertema “Baku Sayang, Baku Jaga” ini.

*Liputan: Media HUMBA*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba