Waingapu, MediaHumba.com – Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, secara resmi membuka kegiatan Pacuan Kuda Bupati Sumba Timur Cup Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti Prailiu, Kecamatan Kambera, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan bersama Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Sumba Timur ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan tradisi budaya sekaligus mendorong pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.
Bagi masyarakat Sumba Timur, pacuan kuda atau yang dikenal dengan sebutan Palapang Njara bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan warisan budaya yang telah menjadi bagian dari sejarah dan identitas masyarakat secara turun-temurun. Tradisi ini terus dipertahankan sebagai wujud penghormatan terhadap budaya leluhur yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan sosial dalam kehidupan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan bahwa pacuan kuda memiliki makna penting bagi masyarakat Sumba Timur. Oleh karena itu, tradisi tersebut perlu terus dijaga dan dilestarikan agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Menurutnya, penyelenggaraan Pacuan Kuda tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkokoh budaya leluhur, membangun semangat kebersamaan, dan mempererat tali persaudaraan antarmasyarakat.
Bupati juga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah, sehingga tradisi Palapang Njara tetap menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Sumba Timur di tengah perkembangan zaman.
“Pacuan kuda merupakan kekayaan budaya yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya melestarikan tradisi nenek moyang, tetapi juga memperkuat persaudaraan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan memperkenalkan budaya Sumba Timur kepada dunia,” ujar Umbu Lili.
Pacuan kuda di Sumba Timur memiliki ciri khas tersendiri, di antaranya penggunaan kuda tanpa pelana serta keterlibatan joki cilik. Tradisi ini mencerminkan keberanian dan ketangguhan yang telah melekat dalam kehidupan masyarakat Sumba Timur sejak dahulu.
Selain memiliki nilai budaya, kegiatan ini juga menyimpan potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah. Daya tarik pacuan kuda diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sumba Timur kepada khalayak yang lebih luas.
Pelaksanaan Pacuan Kuda Bupati Sumba Timur Cup Tahun 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran peserta, penonton, dan pengunjung selama kegiatan berlangsung membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat dan para pecinta olahraga berkuda, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan efek berganda bagi perekonomian lokal.
Melalui penyelenggaraan Pacuan Kuda Bupati Sumba Timur Cup Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap tradisi Palapang Njara terus berkembang sebagai daya tarik wisata budaya unggulan. Upaya pelestarian ini diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan identitas daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Sumba Timur.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Pdt. Yacob Malo Bili Terpilih Sebagai Ketua Umum Sinode GKS Sumba Untuk Periode 2026-2031 Dengan Raihan 258 Suara
Terobosan Kadis Sosial Dalam Mengatasi Persoalan Data Penerima Bansos di Sumba Timur
Musrenbang Kecamatan Pinu Pahar, Wabup Yon Hani: Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur Menjadi Fokus Utama Pemerintah
Hari Kedua Raker Pamong Praja dan Musrenbang Kabupaten, Umbu Lili Menghimbau Agar Setiap Usulan Program Harus Memberikan Dampak Nyata Bagi Masyarakat
Percepatan Pembangunan PSN Tambak Udang Terintegrasi : Kemenko Bidang Pangan Melakukan Rapat Koordinasi Dengan Bupati Sumba Timur
Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemda Sumba Timur Bangun Kemitraan Dengan UCB Kupang
Pembukaan Festival Budaya Sumba Timur 2026, Wabup Yon Hani: Sumba Tanpa Budaya, Adalah Rumah Kosong Yang Indah Dan Hampa Tanpa Jiwa
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Lantik Direktur Yang Baru Untuk Perusahaan Milik Daerah Sandlewood Periode 2026 - 2030
Audiensi Bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dan DPR-RI Rudi Kabunang: Bupati Umbu Lili Mendukung Penuh Pembangunan Kantor UPTD Imigrasi di Sumba Timur
Kunjungi Sumba Timur, Utusan Presiden RI Bidang Pariwisata Berharap Perjalanan Ini Dapat Berdampak Bagi Pengembangan Pariwisata dan Pelestarian Budaya