Waingapu, mediahumba.com - Kegiatan Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan kecamatan (Musrenbangcam) secara resmi dimulai pada hari senin 23/02/2026, Pandawai sebagai kecamatan yang berkesempatan untuk membuka serangkaian kegiatan musrembangcam se-Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026.
Pelaksanaan kegiatan Musrenbangcam ini adalah lanjutan proses Musrenbang di masing-masing desa/kelurahan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 yang dilanjutkan dengan verifikasi Usulan Kegiatan Musrenbangdes baik secara administrasi maupun lapangan sebagai salah satu indikator bahwa usulan tersebut layak atau tidak layak dibahas dalam musrenbang kecamatan.
Pada pembukaan musrenbangcam tingkat kecamatan Pandawai dibuka secara langsung oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang didampingi Wakil Bupati, Yonathan Hani.
Dalam sambutannya, Umbu Lili menjelaskan bahwa Keberhasilan suatu program pembangunan haruslah diawali dengan perencanaan yang terarah, cermat dan terukur. Pelaksanaan Musrenbang ini dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan untuk tahun 2027 mendatang, atau lebih dikenal dengan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Umbu Lili juga menegaskan bahwa Musrenbangcam merupakan forum strategis dan partisipasi aktif untuk menghimpun aspirasi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan, yang selanjutnya akan diselaraskan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.
"Melalui Musrenbangcam ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar terarah dan lahir dari kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Karena itu partisipasi aktif dari semua pihak sangat dibutuhkan" tegas Umbu Lili pada kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kecamatan Pandawai.
Lebih lanjut, Umbu Lili kembali menegaskan bahwa musrenbang kali ini merupakan musrenbang tahun kedua dibawah pemerintahannya bersama Wakil Bupati Yonathan Hani. Karena itu, program pembangunan kedepannya tetap berfokus pada capaian Visi Misi HUMBA, Maju dan Berkelanjutan.
Untuk program HUMBA Cerdas, Pemerintah akan kembali mengalokasikan anggaran beasiswa kurang lebih 1,5 Milyar Rupiah untuk anak dari keluarga kurang mampu sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kabupaten Sumba Timur.
"Kami harapkan masyarakat dapat menangkap dan manfaatkan peluang ini. Dan agar beasiswa tersebut tidak salah sasaran, kami Pemerintah akan menggunakan DTSEN sebagai acuan untuk memberikan beasiswa kepada keluarga kurang mampu. Bagi masyarakat yang tergolong dalam desil satu dan desil dua, mempunyai peluang untuk mengakses beasiswa ini", ungkap Umbu Lili.
Di akhir sambutannya, Umbu Lili juga menghimbau kepada Kepala Desa yang hadir pada kegiatan tersebut, agar tidak ada tenaga medis desa, tenaga guru PAUD, tenaga posyandu yang dirumahkan karena telah dibiaya oleh Dana Desa.
"Kemampuan masing desa-desa dalam membiayai mereka sangat variatif, jadi terkait dengan gaji, pemerintah daerah telah menetapkan batas minimal, lebihnya tergantung desa masing-masing. Tetapi tidak boleh ada pemberhentian tenaga medis desa, perawat, bidan, guru PAUD dan tenaga posyandu untuk dirumahkan. Dan itu sudah menjadi keputusan kami terkait pelayanan dasar", Umbu Lili menegaskan.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Para Kepala Dinas, Camat Pandawai beserta staff, Kepala Desa/Lurah Se-kecamatan Pandawai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat kecamatan Pandawai.
Liputan: Media Humba.


Berita Terkait
Grand Opening Myze Hotel : Resort Premium Bintang Lima Pertama Di Sumba Timur
Pelepasan Kontingen Bola Voli Sumba Timur Untuk Mengikuti Turnamen Ben Mboi Memorial Cup (BBMC) 2025
Hari Peduli Sampah Nasional, Wabup Yon Hani Mengajak Masyarakat Untuk Membangun Kesadaran Kolektif Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
Turnamen Sepak Bola Antarumat Beragama ke-22 Kembali Diselenggarakan di Sumba Timur
HUT RSK Lindimara ke-113: LindimaRUN untuk Kesehatan dan Kebersamaan.
Afkab Sumba Timur Menggelar Seleksi Pemain Futsal U-18, Untuk Persiapan Porprov NTT 2026*