WAINGAPU, Media Humba — Ajang sepak bola antarumat beragama kembali digelar di Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, S.T., M.T., didampingi Wakil Bupati Yonathan Hani, S.Kom., M.AP., serta turut hadir anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Kapolres Sumba Timur, dan unsur Forkopimda. Pembukaan berlangsung di Lapangan Pemuda Matawai, Senin, 13 Oktober 2025.
Dalam laporan ketua panitia, Nikson D.R. Tana, disebutkan bahwa terdapat 23 tim yang telah mendaftar dan siap bertanding untuk memperebutkan piala bergilir dan piala tetap. “Saat ini piala bergilir masih dipegang oleh tim dari Pemuda Al-Jihad dan sudah dua kali berturut-turut. Jika dalam ajang ini mereka tetap mampu mempertahankannya, maka piala tersebut akan menjadi milik mereka. Selain itu, terdapat satu tim yang mewakili Pemuda Penghayat Marapu, serta dua tim dari Kabupaten Sumba Barat Daya yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Badan Pelaksana Majelis Jemaat (BPMJ) Gereja Kristen Sumba Payeti selaku pihak penyelenggara. Ia menegaskan bahwa ajang olahraga ini merupakan sarana pemersatu anak bangsa. “Sepak bola dianggap sangat universal dan dapat mempererat nilai persaudaraan walaupun kita berbeda-beda. Di sini kita belajar memiliki jiwa sportivitas, bukan sekadar mengejar skor dan piala,” ungkapnya.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak. “Kami selaku pemerintah sangat mengapresiasi seluruh panitia, para atlet dari 23 tim yang siap bertanding, serta para pemuka agama yang telah mendukung penuh kegiatan ini sejak awal dirintis hingga kini memasuki pelaksanaan yang ke-22 kalinya,” ujarnya.
“Ajang ini bukan hanya kegiatan olahraga semata, tetapi juga mengandung makna yang dalam, yakni membangun kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Sumba. Tidak semua daerah bisa melakukan hal seperti ini. Ini adalah wujud bahwa masyarakat Sumba sangat menghargai nilai-nilai perbedaan dan memaknainya sebagai kekayaan dalam keberagaman. Suku, ras, dan agama adalah aset besar yang harus kita rajut dan pelihara,” ungkap Bupati Umbu Lili seraya membuka kegiatan itu secara resmi.
Kick-off pertama dilakukan oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.AP., sebagai tanda dimulainya turnamen.
Liputan: MediaHumba


Berita Terkait
Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Wabup Yon Hani: Membentuk Generasi Yang Sehat, Cerdas, Dan Berkarakter Merupakan Tanggung Jawab Bersama
Afkab Sumba Timur Menggelar Seleksi Pemain Futsal U-18, Untuk Persiapan Porprov NTT 2026*
BPK NTT Serahkan Laporan Hasil Pemeriksaan Atas LKPD 2025, Sumba Timur Raih Predikat WTP
HUT RSK Lindimara ke-113: LindimaRUN untuk Kesehatan dan Kebersamaan.
Musda XI Partai Golkar Sumba Timur: Umbu Lili Pekuwali Kembali Terpilih Untuk Menahkodai Partai Golkar
Edukasi dan Literasi Keuangan LPS untuk UMKM di Sumba Timur, NTT “Cerdas Kelola Keuangan, UMKM Tumbuh Berkelanjutan”
Humba Merdeka Festival 2026 Ditutup Dengan Penyerahan Hadiah Kepada Pemenang Dari Berbagai Jenis Perlombaan
Wakil Bupati Sumba Timur Membuka Secara Resmi Turnamen Voli Antar Pelajar SMA/SMK di Taman Wisata Swembak
Pandawai Sebagai Kecamatan Pembuka Kegiatan Musrenbangcam Se-Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026
Tutup Turnamen Sepakbola Unkriswina Cup XIII 2026, Yon Hani: Sarana Pengembangan Bakat dan Karakter Generasi Muda