Waitabula, Mediahumba.com- Sabtu, 24 Januari 2026 menjadi hari yang penuh makna dan bersejarah bagi keluarga besar Politeknik Kesehatan Bakti Sumba. Bertempat di Ballroom Hotel Sima, Sumba Barat Daya, kampus yang berdiri sejak tahun 2022 ini resmi menggelar upacara wisuda dan sumpah profesi bagi 41 mahasiswa/i Diploma III pada Program Studi Farmasi Periode ke-1 tahun akademik 2025/2026.
Suasana haru, bangga dan penuh semangat mewarnai setiap momen prosesi. Tak hanya sekedar seremoni, wisuda ini menjadi simbol keberhasilan perjalanan sebuah kampus baru yang mengusung pendidikan berbasis pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan yang unggul dibidang kesehatan berdasarkan kearifan lokal.
Sidang Senat Terbuka, Wisuda dan Sumpah Profesi tersebut turut dihadiri Ketua yayasan Bakti Sumba, Theresia G.S Poety, Direktur Politeknik Bakti Sumba, Ardiansyah, S.K.M., M.Gizi, Para Wakil Direktur, Bupati Sumba Barat Daya, Ny. Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T, Wakil Bupati Sumba Tengah, Martinus Umbu Djoka, Asisten I Sumba Barat, Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi Golkar, Antonius Mahemba, Wakil Ketua DPRD Sumba Tengah, Ignasius Umbu Tiba, Kepala Lembaga Layanan Tinggi Wilayah XV Provinsi NTT dan segenap civitas akademika serta orang tua para wisudawan/i.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur Politeknik Kesehatan Bakti Sumba. Dalam sambutannya, Ardiansyah menyampaikan hari ini bukan sebagai seremonial akademik, hari ini penanda lahirnya sebuah harapan besar, hari ini sebagai tonggak bersejarah bagi institusi Politeknik Bakti Sumba, bagi pulau Sumba dan bagi masa depan pembangunan kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
"Saat ini Nusa Tenggara Timur, khususnya pulau Sumba masih dihadapi dengan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari akses, layanan, kualitas dan distribusi tenaga kesehatan. Oleh sebab itu, pada bulan Juni tahun 2022, Politeknik Bakti Sumba hadir untuk menjawab persoalan tersebut dengan membuka tiga program studi pilihan, yaitu Prodi D-III Farmasi, Prodi D-IV Manajemen Informasi Kesehatan serta Prodi D-IV Gizi Klinis", ungkapnya.
"Politeknik Bakti Sumba lahir dari sebuah perjuangan dan semangat dari putera terbaik Daerah Sumba Barat Daya, Almarhum dr. Soleman Dapa Talu Poety M.Kes. Sejak Berdiri hingga saat ini, dengan segala keterbatasan dan tantangan yang ada, hari ini kita menyaksikan bersama hasil nyata dari perjuangan tersebut, yaitu lahirnya 41 lulusan pertama program studi D-III Farmasi yang menjadi generasi perintis sekaligus membuka jalan lahirnya tenaga kesehatan profesional ditanah Sumba", lanjutnya.
Diakhir sambutan, Ardiansyah berharap lulusan Politeknik Bakti Sumba menjadi tenaga kesehatan yang maju secara ilmu, namun membumi secara nilai. Menguasai teknologi tanpa kehilangkan empati, serta rendah hati dalam melayani.
Hal senada juga disampaikan Ketua Yayasan Bakti Sumba, Theresia G.S Poety. Dengan rasa haru penuh kebahagian ia menyampaikan, para wisudawan/i hari ini saudara memakai toga sebagai simbol keberhasil melewati satu fase penting dalam perjalan hidup dan pengabdian.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla yang dalam kegiatan ini turut menyampaikan sambutan, atas nama Pemerintah SBD mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Mahasiswa yang hari ini secara resmi menyelesaikan pendidikan vokasi dibidang kesehatan.
"Wisuda perdana ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting, tidak hanya bagi Politeknik Kesehatan Bakti Sumba, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan pembangunan Sumber daya kesehatan di pulau Sumba, khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya", jelasnya.
"Kita harus berpikir untuk membangun kualitas SDM, karena tahun 2045 kita diperhadapkan yang namanya bonus demografi, dimana usia produktif lebih banyak dibandingkan usia lansia dan anak-anak. Kondisi itu akan terjadi persaingan besar-besaran, itulah sebabnya kita harus persiapkan kualitas Sumber daya manusia yang unggul sejak dini", tegas Ratu Wulla yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI tersebut.
Pada Wisuda perdana ini, mahasiswi atas nama Alexandra Monic Doda dinobatkan sebagai wisudawan lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,73 dan memperoleh predikat lulus dengan pujian.
Selanjutnya, acara diakhiri dengan Sidang Senat Terbuka yang ditutup secara resmi, diikuti sesi foto bersama yang penuh suka cita.*
Liputan: Media Humba.


Berita Terkait
Audiensi Bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dan DPR-RI Rudi Kabunang: Bupati Umbu Lili Mendukung Penuh Pembangunan Kantor UPTD Imigrasi di Sumba Timur
Program Cetak Sawah 935 Hektare Di Sumba Timur, Bupati Umbu Lili: Diharapkan Dapat Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Para Petani
PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi Di Kabupaten Sumba Timur
Sambut HUT RI Ke-81, Pemkab Sumba Timur Anjangsana ke Berbagai Lokasi Dan Salurkan Bantuan*
Meningkatkan Kualitas SDM: Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Alokasikan Anggaran Beasiswa Hingga 2 Miliard Pada Tahun 2026
Viral di Media Sosial, Ketua Komite Sekolah Klarifikasi Postingan Terkait Kepala Sekolah SDM Wai Wei
Dr. Umbu Rudi Kabunang Menyambut Baik Layanan Kapal Perintis Kembali Berlayar Di NTT
HUT Bhayangkara Ke-80, Dr. Umbu Rudi Kabunang Tegaskan Pemberantasan TPPO dan Tindak Kekerasan Seksual di NTT Diperlukan Kolaborasi Lintas Institusi
*Reses Dr. Umbu Rudi Kabunang Di Desa Praing Kareha: Gandeng BPIP Perkuat Relawan Pancasila, Aspirasi Warga Terkait Infrastruktur hingga Listrik Desa Jadi Prioritas
Wabup Yon Hani Hadir Sebagai Narasumber Pada Kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Generasi Muda Dan Gelar Wicara