Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumba Timur, Tiga Menteri RI Tinjau PSN Tambak Udang Terintegrasi

photo author
- Jumat, 31 Juli 2026
Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumba Timur, Tiga Menteri RI Tinjau PSN Tambak Udang Terintegrasi

Waingapu, MediaHumba.com- Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Susanto, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Timur, Kamis (30/7/2026).

Kunjungan tiga pembantu Presiden Prabowo Subianto itu bertujuan memonitor dan mengevaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yakni kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. 


Sebelumnya, ketika mendarat di Bandara Umbu Mehang Kunda, ketiga menteri disambut Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani bersama Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb. Haeru Rahayu. Hadir juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat guna memastikan percepatan pembangunan PSN berjalan sesuai target, sekaligus meninjau secara langsung kesiapan kawasan budidaya udang yang diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi perikanan nasional.


Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menegaskan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, harus memberikan manfaat nyata dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Zulkifli Hasan menekankan bahwa keberhasilan sebuah investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar kawasan pembangunan.


“Investasi harus membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Jangan sampai investasi berkembang, tetapi masyarakat di sekitar justru tidak merasakan manfaatnya. Kehadiran negara harus memberikan nilai tambah bagi rakyat,” tegas Zulkifli Hasan.

Menurutnya, proyek strategis nasional harus mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Wahyu Sakti Trenggono saat melakukan kunjungan ke lokasi tambak budi daya udang terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) menyampaikan, udang merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia di pasar global. Pada tahun 2024 produksi udang nasional mencapai 958.464 Ton mencakup komoditas Udang Vaname, Udang Windu, dan udang lainnya. 

Menurutnya, Bila ISF Sumba Timur sudah beroperasi penuh, ia menargetkan penambahan 52.800 Ton udang setiap tahun untuk peningkatan produksi tingkat nasional, dan mewujudkan Indonesia sebagai produsen udang nomor satu di dunia. 

“Kami optimis, kehadiran ISF di Sumba Timur juga akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia,”, jelasnya. 


Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Yandri Susanto, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan, serta seluruh jajaran pemerintah pusat yang telah mengunjungi Kabupaten Sumba Timur untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan PSN Tambak Udang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Sumba Timur, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah kami,” ujar Umbu Lili Pekuwali.

Ia juga mengatakan, kehadiran para menteri dan pimpinan Komisi IV DPR RI menjadi semangat bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam menyukseskan pembangunan PSN Tambak Udang.

Dengan kehadiran ketiga Menteri tersebut, diharapkan proyek tambak udang terintegrasi di Kabupaten Sumba Timur mampu meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional, memperkuat ketahanan pangan, menarik investasi, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

Liputan: Media HUMBA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba