Waingapu, mediahumba.com - Peringatan kemerdekaan HUT Ke-81 Republik Indonesia yang sebelumnya diawali dengan upacara pengibaran bendera, serta upacara penurunan bendera tersebut, diakhiri dengan Malam Syukuran dan Ramah Tamah yang digelar dihalaman Rumah Jabatan Bupati, Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Senin (17/8/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi momentum ungkapan syukur sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumba Timur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-81 RI dan menjadi bagian akhir dari rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026 di Kabupaten Sumba Timur.
Malam Syukuran dan Ramah Tamah dihadiri Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, Wakil Bupati, Yonathan Hani, Ketua DPRD, Umbu Aldi Rihi, Bupati Sumba Timur periode 2008-2021, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si, Dandim 1601/ST, Kapolres Sumba Timur, Kejaksaan Sumba Timur, Pengadilan Negeri Sumba Timur, Pimpinan OPD, Paguyuban dari berbagai daerah serta tamu undangan dan masyarakat yang turut hadir.
Ketua DPRD Kabupaten Sumba Timur, Umbu Aldi Rihi mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya kemerdekaan.
Menurutnya, DPRD Kabupaten Sumba Timur memiliki komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dengan cita-cita kemerdekaan serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Timur.
Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali dalam arahannya, mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka, jajaran TNI/Polri, serta seluruh pembina dan pelatih yang telah menunaikan tugas dengan baik dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Sumba Timur.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Sumba Timur, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anak-anakku sekalian, anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, beserta para pembina dan pelatih, yang telah melaksanakan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi,” ucapnya.
Umbu Lili menegaskan, tugas sebagai generasi penerus bangsa justru baru dimulai setelah rangkaian tugas Paskibraka selesai. Kemerdekaan yang telah diraih harus diisi dengan karya, prestasi, kreativitas, dan inovasi. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi mampu mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan Pembangunan di Kabupaten Sumba Timur.
Sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, Bupati mendorong generasi muda untuk terus belajar, berkarya, dan berani bermimpi. Ia juga menekankan pentingnya disiplin, integritas, kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, serta kemampuan untuk mandiri, berprestasi, dan memiliki daya saing.
Pada momentum ini juga, Bupati menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam atas bencana alam yang terjadi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Ia menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak serta mengajak seluruh masyarakat Sumba Timur untuk turut mendoakan para korban dan keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Pemerintah daerah Sumba Timur dan seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Timur, menyampaikan ungkapan belasungkawa atas musibah bencana alam gempa bumi yang dialami masyarakat di Pulau Flores dan sekitarnya. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan moril maupun materil guna membantu proses pemulihan pascabencana.,” ungkapnya.
Kegiatan malam ramah Tamah semakin meriah dengan penampilan dari Paduan Suara Korpri Sumba Timur dan penampilan fragmen kemerdekaan dari siswa dan guru SMA Kristen Payeti serta acara puncak dihibur dengan penampilan dari Marapu Band.
Dan yang lebih menarik, hadirnya Paguyuban dari sejumlah daerah di NTT dan daerah lainnya seperti paguyuban Manado, Bali dan Jawa yang ikut ambil bagian meramaikan malam syukur. Mereka tidak datang sekedar sebagai tamu, tetapi membawa kekayaan kuliner khas daerah masing-masing untuk disajikan dalam suasana kebersamaan.
Aneka makanan khas yang dibawa para paguyuban menjadi simbol bahwa kemerdekaan Indonesia dibangun dari keberagaman. Identitas daerah tidak menjadi sekat, tetapi justru menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan di tanah rantau.
Melalui rangkaian peringatan HUT Ke-81 RI tahun 2026, pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi terus diwujudkan generasi muda melalui karya, prestasi, kreativitas, inovasi, serta kontribusi nyata bagi kemajuan Sumba Timur dan Indonesia.
Liputan: Media HUMBA


Berita Terkait
Long Touring di Sumba Selesai, Komunitas Mobil Jeep LCGC Menyebut “Pulau Sumba” Sebagai Surga Yang Tersembunyi
Bupati Umbu Lili Resmi Menutup Kegiatan Ajang Talenta O2SN dan FLS3N Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026
Memiliki Potensi Sumber Daya Alam Yang Sangat Baik Kecamatan Pahunga Lodu Jadi Wilayah Sentra Ekonomi Penting Di Sumba Timur
Program Cetak Sawah 935 Hektare Di Sumba Timur, Bupati Umbu Lili: Diharapkan Dapat Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Para Petani
Pemda Sumba Timur Menjalin Kerja Sama Dengan Enam Media Massa Sebagai Wujud Desiminasi Informasi Kepada Masyarakat
Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Kawasan Tambak Udang Terintegrasi
Sinergi Berkelanjutan Bersama Pemda Sumba Timur, YKBI Berkomitmen Untuk Terus Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
LPS Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa Melalui LPS Goes to Campus di Universitas Kristen Wira Wacana Sumba Timur
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Menerima Kunjungan Tim IFAD Untuk Program Tranformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD)
Sumba Timur Dukung Pembahasan RUU Daerah Kepulauan : Bupati Hadiri Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta