Sidang I Majelis Sinode GKS Sumba Mengusung Tema “Merawat Kehidupan, Merawat Generasi"

photo author
- Kamis, 08 Oktober 2026
Sidang I Majelis Sinode GKS Sumba Mengusung Tema “Merawat Kehidupan, Merawat Generasi"

Waingapu, MediaHumba.com - Sidang I Majelis Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS) resmi dibuka di Aula Gedung Umbu Hapu Mbay, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Rabu, (7/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh GKS Jemaat Payeti, Klasis Payeti tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani.


Pembukaan kegiatan Sidang I Majelis diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin Pdt. Andhy Hukapati dan diikuti oleh para pendeta serta peserta sidang dari berbagai jemaat. Pelaksanaan sidang menjadi momentum penting untuk memperkuat persekutuan, pelayanan dan tanggung jawab gereja dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan masyarakat.

Sidang yang berlangsung mulai 7-9 Oktober 2026 ini, mengusung tema “Merawat Kehidupan, Merawat Generasi.” Tema tersebut menjadi dasar refleksi pelayanan gereja dalam menghadirkan peran di tengah kehidupan masyarakat, termasuk dalam aspek spiritual, sosial, serta perhatian terhadap masa depan generasi muda di Sumba.


Melalui tema tersebut, Gereja Kristen Sumba (GKS) didorong memperhatikan ancaman terhadap lingkungan dan ekologi yang dapat memengaruhi kelestarian alam Sumba. Selain persoalan lingkungan, perhatian juga diarahkan pada berbagai tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi jemaat serta upaya menjaga martabat kemanusiaan.

Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani menyampaikan bahwa tema “Merawat Kehidupan, Merawat Generasi” memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya bagi gereja, tetapi juga bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

 “Merawat kehidupan berarti kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga, melindungi dan membangun kehidupan manusia agar tetap bermartabat. Sementara merawat generasi berarti kita mempersiapkan anak-anak dan generasi muda hari ini agar menjadi generasi yang memiliki iman, karakter, pengetahuan dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya. 

Ia menambahkan, gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi melalui pelayanan, pendidikan iman dan keteladanan, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh dan berkembangnya generasi secara sehat dan berkualitas.


“Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Gereja, keluarga, lembaga pendidikan dan seluruh masyarakat harus berjalan bersama. Ketika kita merawat kehidupan hari ini, sesungguhnya kita sedang menyiapkan masa depan bagi generasi yang akan datang," jelas Yon Hani.

Yon Hani juga berharap Sidang I Majelis Sinode GKS dapat menjadi ruang untuk merefleksikan pelayanan gereja sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan jemaat dan masyarakat.

“Mari kita menjadikan tema merawat kehidupan dan merawat generasi bukan hanya sebagai tema persidangan, tetapi menjadi panggilan bersama yang diwujudkan dalam pelayanan dan tindakan nyata di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Sinode GKS, Pdt. Yacob Malo Bili, menekankan pentingnya memahami kepemimpinan gereja sebagai bagian dari pelayanan kepada Tuhan, bukan sebagai kepemilikan pribadi seorang pemimpin.

Menurutnya, pelayanan tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan seseorang, tetapi oleh kesediaan untuk mempersembahkan kemampuan tersebut bagi Tuhan.

“Tuhan tidak mencari orang yang mampu, tetapi mencari orang yang mempersembahkan kemampuannya untuk Tuhan,” ujarnya.


Sidang 1 Majelis Sinode GKS juga menjadi momentum pengukuhan dan serah terima jabatan kepemimpinan kepada Pengurus Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Sinode GKS masa bakti 2026 – 2031.

Selain itu, persidangan membahas penyusunan program kerja pelayanan BPMS untuk lima tahun ke depan serta penandatanganan kerja sama kemitraan dengan sejumlah pihak untuk mendukung pelayanan gereja kepada masyarakat.

Selain agenda persidangan, panitia juga menyediakan stan bazar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta sidang dan masyarakat yang hadir.

*Liputan: Media HUMBA*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba