Waingapu, MediaHumba.com - Humba Merdeka Festival 2026 yang diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumba Timur secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani.
Pada malam hari ini, kita telah sampai pada penghujung seluruh rangkaian kegiatan. Setelah beberapa waktu kita bersama-sama menikmati karnaval budaya, perlombaan olahraga, perlombaan seni dan budaya, Taman Hiburan Rakyat, serta berbagai aktivitas ekonomi masyarakat, dan tibalah saatnya kita menutup rangkaian Humba Merdeka Festival tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani saat menutup segala rangkaian kegiatan Humba Kemerdekaan Festival Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026 di Taman Wisata Swembak, Sabtu (6/9/2026).
Menurut Yon Hani, melalui festival ini, dapat dilihat bahwa masyarakat Sumba Timur memiliki potensi yang luar biasa, memiliki kekayaan budaya yang harus terus dijaga, serta memiliki anak-anak muda yang kreatif dan berprestasi.
"Kita memiliki para seniman dan budayawan yang terus berkarya. Kita memiliki pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Semua potensi tersebut merupakan kekuatan besar bagi pembangunan Kabupaten Sumba Timur, " ujarnya.
Tak hanya itu, Anggota DPRD Sumba Timur periode 2014-2019 dan 2019-2024 ini juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Karnaval Budaya yang telah menjadi salah satu bagian penting dari Humba Merdeka Festival. Karnaval budaya bukan sekadar tontonan. Di dalamnya terdapat identitas, sejarah, nilai-nilai adat dan kekayaan budaya masyarakat Sumba Timur.
Lebih lanjut ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Taman Hiburan Rakyat sebagai salah satu bagian dari rangkaian Humba Merdeka Festival 2026 yang dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan.
Menurutnya, Taman Hiburan Rakyat bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga telah membuka ruang bagi pedagang kecil, pelaku UMKM, pelaku ekonomi kreatif, seniman, kelompok masyarakat dan berbagai komunitas untuk berpartisipasi dan mendapatkan manfaat ekonomi.
"Saya melihat bahwa kegiatan ini telah menciptakan pergerakan ekonomi di tengah masyarakat. Masyarakat datang menikmati hiburan, sementara para pedagang dan pelaku usaha mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan," ucapnya.
Yon Hani menambahkan kegiatan ini menjadi istimewa karena dilaksanakan dalam situasi dimana pemerintah sedang menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Dalam kondisi seperti ini, pemerintah dituntut untuk semakin bijaksana dalam menggunakan setiap sumber daya yang tersedia, mengutamakan skala prioritas, serta memastikan bahwa setiap kegiatan pemerintah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
"Efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan kreativitas dan partisipasi masyarakat. Justru melalui Taman Hiburan Rakyat ini, kita telah membuktikan bahwa dengan semangat kebersamaan, gotong royong, kreativitas dan kolaborasi, kita tetap dapat menghadirkan sebuah kegiatan yang meriah, positif, inklusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Menutup arahannya, Yonathan berharap pelaksanaan Humba Merdeka Festival pada tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Daerah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, seniman, atlet, generasi muda dan seluruh pemangku kepentingan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, perangkat daerah, lembaga pendidikan, para seniman dan budayawan, komunitas olahraga, pelaku UMKM yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Humba Merdeka Festival 2026," tutupnya.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Personil dari Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) 876 Palatana telah tiba dan disambut oleh Dandim 1601/Sumba Timur
Kunjungan Kerja dan Tatap Muka Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Dalam Rangka Penilaian dan Evaluasi Posyandu di Kabupaten Sumba Timur.
Mahu Dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Di Sebutkan Dukungan Infastruktur Masih Minim
Asosiasi Petani Lewa Raya (APEL - R) Menuntut Pemerintah Dan Pihak Terkait Agar Mengambil Sikap Tegas Atas Kelangkaan BBM Khusus Solar Pada Masa Olah Lahan
Bupati Sumba Timur Tekankan Prioritas Pelayanan Dasar dalam Musrenbangcam Karera
Kunjungi Sumba Timur, Utusan Presiden RI Bidang Pariwisata Berharap Perjalanan Ini Dapat Berdampak Bagi Pengembangan Pariwisata dan Pelestarian Budaya
Kecamatan Kambera Salah Satu Wilayah Potensial Dalam Pengembangan Berbagai Sektor Penunjang Ekonomi Di Kab. Sumba Timur
Rute Baru TransNusa Perkuat Akses Wisata ke Sumba, MYZE Hotel Waingapu Rangkul Travel Agent Bali
Rangkaian Musrenbangcam Kabupaten Sumba Timur Tutup Di Kecamatan Rindi: Umbu Lili, Setiap Usulan Akan Diakomodir Sesuai Skala Prioritas.
Dr. Umbu Rudi Kabunang Menyambut Baik Layanan Kapal Perintis Kembali Berlayar Di NTT