Survei Rumah Tidak Layak Huni Di Kelurahan Malumbi, Wabup Yon Hani: Tidak Hanya Sebatas Stimulan Bahan, Tetapi Akan Dibangun Hingga Terima Kunci

photo author
- Sabtu, 12 September 2026
Survei Rumah Tidak Layak Huni Di Kelurahan Malumbi, Wabup Yon Hani: Tidak Hanya Sebatas Stimulan Bahan, Tetapi Akan Dibangun Hingga Terima Kunci

Kambera, MediaHumba.com — Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus berkomitmen meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi keluarga yang berada pada kelompok desil 1–4 dan masih menempati rumah yang tidak layak huni.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani saat melakukan survei dan peninjauan langsung terhadap kondisi rumah warga yang masuk dalam kelompok tidak layak huni di Kelurahan Maulumbi, Kecamatan Kambera sebagai bagian dari pelaksanaan program pemerintah Kabupaten Sumba Timur yaitu program "Humba Sejahtera".


Pada kegiatan ini, Wakil Bupati di dampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) , Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lurah Maulumbi. 

Survey Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kondisi perumahan yang tidak layak huni. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi risiko kesehatan dan keselamatan.

Peninjauan ini, menurut Yon Hani, dilakukan untuk melihat kondisi riil rumah masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan dan kelayakan penerima manfaat di lapangan.

Ia berharap penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara bertahap dan memberikan hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, bantuan pemerintah hendaknya tidak hanya sebatas pemberian stimulan bahan bangunan, tetapi dapat diarahkan hingga pembangunan rumah selesai dan masyarakat dapat langsung menempatinya.

“Kita berharap rumah-rumah yang tidak layak huni ini secara bertahap dapat diintervensi untuk dibangun menjadi rumah baru. Jangan hanya stimulan bahan, tetapi kalau memungkinkan sampai rumahnya selesai dan masyarakat bisa menerima kunci." ujarnya. 


Menurutnya, penyediaan rumah layak huni merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus berupaya agar program perumahan dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, terutama bagi keluarga yang paling membutuhkan.

Tak hanya itu, Yon Hani berharap hasil survey RTLH dapat digunakan sebagai acuan untuk perencanaan dan pengembangan program-program perumahan. Dengan demikian, dapat dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kondisi perumahan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap masyarakat penerima manfaat agar intervensi Program Humba Sejahtera benar-benar diberikan kepada keluarga yang memenuhi kriteria dan membutuhkan bantuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Sumba Timur menyampaikan bahwa pada tahun ini pemerintah daerah menargetkan pembangunan sebanyak 30 unit rumah.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan aman.


Survei di Kelurahan Maulumbi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memastikan penanganan perumahan berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Melalui Program Humba Sejahtera, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berkomitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan rumah layak huni sebagai salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Sumba Timur.

Liputan: Media HUMBA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba