Waingapu, mediahumba.com - Kegiatan rapat kerja Pamong Praja dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Tahun Anggaran 2026 dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang didampingi wakil Bupati Yonathan Hani.
Pada rapat kerja pamong praja dan Musrenbang Tingkat Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026 ini mengusung tema "Reformasi Birokrasi Untuk Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Berorientasi Pada Layanan Dasar Dalam Mewujudkan Sumba Timur Yang Harmonis, Unggul, Mandiri, Berbudaya, Adil (HUMBA), Maju dan Berkelanjutan".
Forum ini menjadi ruang strategis untuk penyelarasan tugas, evaluasi program kerja serta sinkronisasi pelaksanaan pemerintah seluruh komponen daerah termasuk TNI/Polri sehingga dapat merumuskan berbagai kebijakan, isu-isu faktual, serta permasalahan yang dihadapi daerah melalui diskusi yang intens dan konstruktif.
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani pada kesempatan ini menyampaikan tiga hal penting terkait kerja pemerintahan, yang meliputi pengawasan, reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Menurutnya korelasi antara pengawasan dan reformasi birokrasi akan melahirkan pelayanan publik yang baik.
"Kita semua yang hadir dalam ruangan ini mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pengawasan secara internal maupun eksternal dan melakukan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi tidak identik dengan mutasi melainkan identik dengan mindset dan pola kerja yang adaptif dengan tuntutan zaman saat ini", ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali mengajak seluruh pamong praja agar memperkuat kolaborasi. Sinergi lintas sektor dinilai sebagai kunci peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
"Melalui forum ini diharapkan sebagai ruang untuk evaluasi dan sinkronisasi program kerja untuk menyatukan langkah pemerintah kedepannya. Sinergi yang kuat akan menghasilkan pelayanan terbaik bagi masyarakat", ujarnya.
Bupati yang akrab disapa dengan akronim ULP tersebut juga menegaskan dengan adanya kolaborasi lintas sektor dapat mempermudah dalam penyelesaian berbagai tantangan dan persoalan pembangunan di Kabupaten Sumba Timur.
"Pemerintah tidak dapat bekerja dan berjalan sendiri, melainkan harus membangun sinergi dan kolaborasi yang melibatkan perangkat daerah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, LSM dan juga media untuk menciptakan sinergi pembangunan", tegas Umbu Lili digedung Umbu Tipuk Marisi, Senin (13/4/2026).
Lebih lanjut, terkait pelaksanaan musrenbang Kabupaten, Umbu Lili menyampaikan bahwa forum tersebut diharapkan dapat membahas, menyeleraskan dan menyepakati serta mengintegrasikan usulan dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan agar dapat menyusun skala prioritas pembangunan yang partisipatif, transparan dan akuntabel.
"Kegiatan Musrenbang juga merupakan kegiatan yang strategis karena melalui forum ini kita dapat memadukan antara perencanan teknoratik, perencanaan partisipatif, dan perencanaan politik serta perencancanaan program yang botton Up guna merumuskan program dan kegiatan serta menemukan jalan keluar yang tepat dan terukur dalam menyelesaiakan berbagai persoalan di daerah ini dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada", tegasnya.
Umbu Lili juga menyoroti terkait pelayanan birokrasi yang masih menggunakan pola konvensional dan terkesan lambat dan berbelit serta kurang responsif. Ia berharap birokrasi dapat melakukan pelayanan yang adaptif, transparan dan akuntabel.
"Proses adaptasi dari birokrasi tradisional ke birokrasi yang lebih modern mengharuskan pemerintah melakukan reformasi birokrasi yang berhakikat adalah upaya melakukan perubahan mendasar pada sistem penyelenggara pemerintah baik dari sisi kelembagaan, tata laksana, sumber daya manusia, pelayanan publik maupun budaya kerja", tutupnya.
Kegiatan Raker Pamong Praja dan Musrenbang Kabupaten Sumba Timur akan berlangsung selama tiga hari kedepan.
*Liputan: Media Humba*


Berita Terkait
Sinergi Berkelanjutan Bersama Pemda Sumba Timur, YKBI Berkomitmen Untuk Terus Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Dr. Umbu Rudi Kabunang Menyambut Baik Layanan Kapal Perintis Kembali Berlayar Di NTT
Meningkatkan Kualitas SDM: Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Alokasikan Anggaran Beasiswa Hingga 2 Miliard Pada Tahun 2026
Sumba Timur Meraih Penghargaan Terbaik Pertama Pada Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kabupaten Tahun 2026
PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi Di Kabupaten Sumba Timur
Grand Opening Klinik Pratama Sumba Medika: Menyediakan Fasilitas Yang Memadai
Sumba Timur Jadi Panutan: Raih Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif (IGA) 2025
Rangkaian Musrenbangcam Kabupaten Sumba Timur Tutup Di Kecamatan Rindi: Umbu Lili, Setiap Usulan Akan Diakomodir Sesuai Skala Prioritas.
Proses Eksekusi Lahan 5,3 Hektar Di Lewa Berjalan dengan Baik Di Kawal Ketat Oleh Aparat Keamanan Polres Sumba Timur
Buka Pacuan Kuda Humba Cup IV, Wabup Yon Hani: Pacuan Kuda Tidak Sekedar Kompetisi, Tetapi Bagian Dari Identitas Dan Kekayaan Budaya Masyarakat Sumba Timur