Waingapu, MediaHumba.com — Tim Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Komisi XI, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat, menggelar kegiatan sosialisasi LPS di Aula Kampus STT GBI Matawai, Kabupaten Sumba Timur, Senin (26/10/2026).
Sosialisasi ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran dan fungsi Lembaga Penjamin Simpanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan serta meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menyimpan uang di lembaga perbankan yang resmi.
Dalam kegiatan tersebut, kehadiran Tim LPS Provinsi NTT diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tugas dan fungsi LPS, termasuk penjaminan simpanan nasabah bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
LPS merupakan lembaga independen yang memiliki mandat untuk menjamin simpanan nasabah bank serta turut menjaga stabilitas sistem perbankan. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai nasabah, termasuk pentingnya memastikan simpanan memenuhi persyaratan penjaminan LPS.
Sementara itu, kehadiran Ibu Julie Sutrisno Laiskodat selaku Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Komisi XI turut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.
Sebagai Anggota DPR RI Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan, Bunda Julie menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Julie Sutrisno Laiskodat yang akrab disapa Bunda Julie Laiskodat menjelaskan bahwa sistem perbankan memiliki mekanisme perlindungan yang kuat.
Ia mencontohkan bahwa buku tabungan yang hilang dapat di ganti oleh Bank tanpa mempengaruhi saldo nasabah.
Bunda Julie juga mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap bunga tinggi dari Lembaga keuangan tidak resmi atau ilegal.
"Jangan pernah tergiur dengan bungan tinggi dari bank yang tidak resmi atau ilegal. Pastikan menabung di bank yang sah/resmi agar simpanan kita aman dijamin", ujar Bunda Julie.
Pemahaman mengenai sistem keuangan dan perlindungan simpanan dinilai penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Pelaksanaan kegiatan di Kampus STT GBI Matawai juga menjadi ruang edukasi bagi peserta untuk mengenal lebih jauh peran lembaga keuangan dalam mendukung kehidupan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sumba Timur semakin memahami keberadaan dan manfaat LPS, meningkatkan kesadaran untuk menggunakan layanan perbankan secara bijak, serta membangun kepercayaan terhadap sistem perbankan nasional.
Dengan demikian, edukasi keuangan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan mendukung peningkatan literasi keuangan di Kabupaten Sumba Timur.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Rapat Paripurna III Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Sumba Timur Tahun Sidang 2025-2026*
Bupati Sumba Timur Buka Workshop, Audiensi dan Soft Launching Pendampingan Penerapan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Tahun 2026
Buka Musrenbang Kecamatan Kambata Mapambuhang, Yon Hani: Wilayah Selatan Menjadi Fokus Utama Pembangunan
MYZE Hotel Waingapu Hadirkan Program Kuliner "The Late Shift", Temani Malam dengan Sajian Hangat Penuh Cita Rasa
Usai Tuntutannya Di Jawab DPRD Dan Pemerintah Asosiasi Petani Lewa Raya Terus Bergerak Lakukan Rapat Koordinasi Lintas sektor Tingkat Kecamatan
Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Rapat Paripurna Terbuka VII DPRD Bahas Rancangan Kebijakan Umum dan Prioritas Plafon Anggaran Perubahan APBD 2026
Audiensi Bersama Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT dan DPR-RI Rudi Kabunang: Bupati Umbu Lili Mendukung Penuh Pembangunan Kantor UPTD Imigrasi di Sumba Timur
Perkuat PAD Melalui Optimalisasi Pajak Daerah, Bupati Sumba Timur Hadiri Penandatanganan Addendum Kesepakatan Bersama Dan Perjanjian Kerja Sama (PKS)
Pimpin Rapat Evaluasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Semester I Tahun 2026, Wabup Sumba Timur Tekankan Agar Potensi Daerah Dapat Dikembangkan Secara Optimal
Kunjungi Tambak Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Menteri KKP RI Menegaskan Pembangunan ISF Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Lokal