Waingapu, MediaHumba.com- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar di Hotel Kambaniru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI/ MPR RI, Dr. Umbu Rudiyanto Kabunang, Agun Gunandjar Sudarsa, Mohamad Toha, Plt. Asisten I Setda Sumba Timur, Andreas Mulla, dan para anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur Fraksi Golkar serta dihadiri ratusan guru, mahasiswa/akademisi, serta elemen masyarakat.
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bersama Pengkab FN Pordasi Pacu Kabupaten Sumba Timur. Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten I Setda Sumba Timur, Andreas Mulla.
Dalam sambutannya, Andreas Mulla menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di tengah keragaman budaya dan identitas masyarakat Sumba Timur.
Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan menjadikan materi yang diperoleh sebagai bekal untuk meningkatkan wawasan kebangsaan serta memperkuat semangat persatuan di lingkungan masing-masing.
Lebih lanjut, Andreas menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Sumba Timur memberikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Melalui sosialisasi ini, diharapkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, demokrasi, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sebut Andreas.
Sementara itu, Umbu Rudi Kabunang menegaskan, Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjadi landasan konstitusional dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. NKRI wajib dijaga keutuhannya, sedangkan Bhinneka Tunggal Ika mengingatkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan dalam membangun persatuan.
“Tentunya MPR RI sebagai lembaga negara terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan yaitu, Pancasila, Undang-undang Dasar Tahun 1945, dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Umbu Rudi sebagai salah satu narasumber pada kegiatan tersebut.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini juga menjelaskan bahwasannya Sosialisasi Empat Pilar MPR RI adalah program resmi Majelis Permusyawaratan Rakyat untuk memperkuat pemahaman nilai kebangsaan. Menurutnya, Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara, serta menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.
“Diperlukan ada upaya menjadikan empat pilar sebagai basis tingkah laku dalam konteks kebangsaan. Pancasila tidak hanya dimengerti, dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Pada momentum ini juga Umbu Rudi Kabunang menyebutkan Kantor Imigrasi akan segera diresmikan di Kabupaten Sumba Timur. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan keimigrasian tersebut dengan baik.
Menurutnya, kantor Imigrasi ini dibangun untuk mempermudah masyarakat yang ingin mengurus paspor atau administrasi lainnya yang berhubungan dengan keimigrasian. Tak hanya itu, dengan hadirnya layanan keimigrasian dapat mencegah terjadinya Tindak Pidana Perdaganagan Orang (TPPO), mendorong investasi serta kemajuan pariwisata di Kabupaten Sumba Timur.
Pada kesempatan ini masyarakat yang hadir turut menyampaian berbagai aspirasi. Menanggapi hal itu, Umbu Rudi berjanji akan mencatat serta memperjuangkan segala masukkan dan aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan listrik untuk selanjutnya diperjuangkan ditingkat pusat.
“Beberapa waktu yang lalu, saya sudah bertemu dengan Pak Menteri ESDM Bahlil Lahadia, untuk menyampaikan bahwa di Sumba Timur masih banyak desa yang belum dialiri Listrik, dan pak Bahlil sampaikan untuk segera mangajukan proposal,” ungkap Umbu Rudi.
Umbu Rudi menambahkan, bahwa pada saat reses ia telah meminta kepada aparat pemerintah desa untuk melakukan pendataan pada rumah warga yang belum mendapatkan akses Listrik. Menurutnya, data tersebut akan menjadi dasar pengajuan bantuan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), termasuk program penyediaan listrik tenaga surya dan meteran listrik bagi masyarakat yang belum terlayani.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab, serta diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kebangsaan dan ketahanan generasi muda Sumba Timur terhadap pengaruh negatif di tengah dinamika zaman.
Liputan: Media HUMBA


Berita Terkait
Anggota DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat Terus Perkuat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Sumba Timur
Kapal Pesiar Mewah Oceania MS Riviera, Bersandar di Pelabuhan Waingapu.
Gelar Wisuda Perdana, Politeknik Kesehatan Bakti Sumba Mewisudakan 41 Mahasiswa/i Ahli Madya Prodi Farmasi
Memiliki Potensi Sumber Daya Alam Yang Sangat Baik Kecamatan Pahunga Lodu Jadi Wilayah Sentra Ekonomi Penting Di Sumba Timur
Personil dari Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) 876 Palatana telah tiba dan disambut oleh Dandim 1601/Sumba Timur
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kini RSUD Umbu Rara Meha Menerapkan Alur Baru Bagi Pasien Rawat Jalan Yang Lebih Efisien
Sinergi Eksekutif Dan Legislatif, Bupati Sumba Timur Sampaikan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 Dalam Rapat Paripurna terbuka IV DPRD
Bupati Sumba Timur Hadiri Rapat Koordinasi Daerah Bersama Menteri ATR/BPN Untuk Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
Reses di Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang Tegaskan Aspirasi Masyarakat Menjadi Agenda Perjuangannya di Tingkat Nasional
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumba Timur: Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Keuangan dan Hasil Pemeriksaan BPK RI Terhadap LKPD TA 2025